Cara Menambah RAM Android Tanpa Root

RAM atau Random Access Memory merupakan hal yang sangat penting bagi sebuah smartphone Android. Jika RAM Anda banyak, maka Anda bisa menggunakan smartphone Android Anda dengan riang gembira karena tidak akan lambat. Mempunyai smartphone yang cepat tentu saja merupakan keinginan semua penggunanya. Pada artikel kali ini kami akan membahas cara menambah RAM Android tanpa root. Anda hanya perlu menggunakan aplikasi bernama Smart Booster.

Cara Menambah RAM Android Tanpa Root

Cara menambah RAM Android tanpa root dengan menggunakan aplikasi Smart Booster tentu saja sangat mudah karena Anda hanya perlu mengunduh aplikasi ini. Setelah diinstall maka akan kami berikan cara menggunakan aplikasi yang satu ini sehingga bisa menambahkan RAM pada smartphone Android Anda tanpa root. Bagaimana caranya? Simak artikel ini.

Pertama-tama Anda download dulu aplikasi ini yang bisa Anda dapatkan dengan mudah di internet. Baru kemudian Anda install seperti install aplikasi Android pada umumnya. Jika sudah terinstal, maka Anda sentuh “Start Now”. Saat sudah mulai proses pelepasan RAM, maka Anda tinggal klik ikon dengan gambar roket.  Jika Anda ingin melepaskan RAM di Android Anda lebih banyak, maka klik Setting lalu pilihlah salah satu menu dengan nama “RAM Boost”. Ubah setting Boost Levelnya dengan memilih opsi “Aggressive”.

Masih di menu yang sama, berikan centang pada opsi “Tingkatkan RAM saat layar mati”. Lalu Anda juga perlu ubah setting-nya dari “Tunda saat layar mati” menjadi “Immediately”. Jadi, dengan setting yang satu ini maka Anda tidak melepas RAM terus menerus karena bisa memakan baterai Android Anda. Kemudian Anda centang “Boost automatically” untuk mengubah storage RAM Anda menjadi 100 MB. Jangan lupa untuk mengatur interval pada peningkatan RAM menjadi 5 menit. Lebih dari itu juga tidak apa-apa.

Jika Android Anda sudah di-root dan masih ingin menggunakan cara menambah RAM Android tanpa root ini juga bisa, kok. Pada setting, Anda pilih menu Experimental dan centang bagian Root RAM Booster. Dengan opsi tersebut, maka Anda bisa menggunakan aplikasi ini meskipun smartphone Anda sudah di-root.